Pendekatan dan Metode Tafsir bagi Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir di Perguruan Tinggi

Main Article Content

Arif Muzayin Shofwan
Ahmad Wafi Nur Safaat
Fuad Ngainul Yaqin

Abstract

Abstract


This research using literature studies examines various approaches and methods of interpreting the Al-Quran. The data analysis technique uses content analysis by sorting data according to the research objectives and problems. This research produces the following conclusions. First, several kinds of approaches that can be used to interpret the Koran, including: linguistic approach, fiqh and legal approach, historical approach, philosophical and theological approach, socialist approach, and scientific approach. Second, the methods that can be used to interpret the Quran are divided into two types, namely: (1) the classical method is divided into three, namely: the bil ma'tsur (bil riwayah) tafsir method, the bil ra'yi (bil dirayah) tafsir method, and the bil isyarah tafsir method; and (2) modern tafsir methods are divided into five, namely: tahlili (analysis) tafsir method, ijmali (global) tafsir method, muqarin (comparative) tafsir method, maudlu'i (thematic) tafsir method, and contextual tafsir method. Apart from that, it is stated that the interpretation of the Al-Quran is not single. Experts have their own methods for interpreting the Koran. The most important thing is how to appreciate all the different methods of interpreting the Al-Quran, which is what Muslims must do.


Abstrak


Penelitian dengan studi kepustakaan ini meneliti tentang beragam pendekatan dan metode tafsir Al-Quran. Teknik analisa data menggunakan content analisis dengan memilah-milah data yang sesuai dengan tujuan dan masalah penelitian. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagaimana berikut. Pertama, beberapa macam pendekatan yang dapat digunakan untuk menafsirkan Al-Quran, antara lain: pendekatan bahasa, pendekatan fikih dan hukum, pendekatan historis, pendekatan filosofis dan teologis, pendekatan sosialis, dan pendekatan ilmiah. Kedua, metode yang dapat digunakan untuk menafsirkan Al-Quran dibagi menjadi dua macam, yaitu: (1) metode klasik dibagi menjadi tiga, yaitu: metode tafsir bil ma’tsur (bil riwayah), metode tafsir bil ra’yi (bil dirayah), dan metode tafsir bil isyarah; dan (2) metode tafsir modern dibagi menjadi lima, yaitu: metode tafsir tahlili (analisis), metode tafsir ijmali (global), metode tafsir muqarin (perbandingan), metode tafsir maudlu’i (tematik), dan metode tafsir kontekstual. Selain itu, dinyatakan bahwa tafsir Al-Quran tidaklah tunggal. Para ahli memiliki metode sendiri-sendiri untuk menafsirkan Al-Quran. Yang terpenting bagaimana menghargai segala perbedaan metode tafsir Al-Quran inilah yang harus dilakukan para muslim.

Article Details

How to Cite
Shofwan, A. M., Ahmad Wafi Nur Safaat, & Fuad Ngainul Yaqin. (2025). Pendekatan dan Metode Tafsir bagi Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir di Perguruan Tinggi. Al-Hikmah Jurnal Studi Keislaman Dan Pendidikan, 12(1), 63–73. Retrieved from https://e-journal.stitypilahat.ac.id/index.php/alhikmah/article/view/43
Section
Articles

References

Adipura, Wisnu Marta. (2008). Analisis Isi. Metodologi Riset Komunikasi: Panduan Untuk Melakukan Komunikasi. Penyunting Putra Narendra. Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Informasi Yogyakarta.

Al-Farmawi, Abdul Hayyi. (1994). Al-Bidayah Fi Al-Tafsir Al-Maudlui. Terj. Suryan A. Jamrah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Baidan, Nasruddin. (2003). Perkembangan Tafsir di Indonesia. Solo: Penerbit Tiga Serangkai.

Bungin, Burhan. (2001). Metodologi Penelitian Sosial Format-format Kuantitatif dan Kualitatif. Surabaya: Airlangga University Press.

Hanafi, Hassan. (2007). Metode Tafsir dan Kemaslahatan Umat. Terj. Yudian Wahyudi. Yogyakarta: Nawesea.

Krippendorff, Klaus. (1993). Content Analysis: Introduction Theory and Methodology. Terj. Farid Wajidi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Mustaqim, Abdul. (2008). Pergeseran Epistemologi Tafsir. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Nata, Abudin. (1998). Metodologi Studi Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Nazir, Moh. (2003). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nuryatin, dkk. (2022). Sejarah Kehidupan dan Latar Belakang Pemikiran, Corak dan Model Istinbath Hukum Islam Para Imam Madzab (Madzahib Al-Arbaah). Makalah, Blitar: Universitas Nahdlatul Ulama Blitar.

Shihab, M. Quraish. (1997). Membangun Al-Quran Cet. XVI. Bandung: Penerbit Mizan.

Shofwan, Arif Muzayin. (2021). Strategi Pembelajaran Al-Quran Pada Peserta Didik Tingkat Dasar. An-Naba: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam, Vol. 4, No. 2, tahun 2021. https://doi.org/10.51614/annaba.v4i2.91

Syarif, Muhammad Ibrahim. (1987). Ittihad Al-Tajdid Fi Tafsir Al-Quran Al-Karim Fi Misr. Kairo: Dar Al-Turast.

Syadali, Ahmad dan Ahmad Rofii. (2000). Ulum Al-Quran Cet II. Bandung: Pustaka Setia.

Ushfur, Jabir. (1999). Diddhu At-Ta’assub. Kairo: Maktabah Al-Usrah.

Zed, Mestika (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.