Gharar dalam Transaksi All You Can Eat: Komparasi Pemikiran Imam Syafi’i dan Abu Hanifah
Main Article Content
Abstract
Abstract
This study aims to analyze the existence of gharar in all you can eat (AYCE) transactions through a comparison of the thoughts of Imam Syafi'i and Imam Abu Hanifah. The AYCE system offers unlimited food consumption at a fixed price, causing uncertainty regarding the equivalence between the price paid and the quantity consumed. This research uses the literature study method by reviewing classical literature and contemporary journal articles to identify the type of gharar and its legal implications. The results show that both schools of thought agree that there is gharar in AYCE due to the uncertainty of quantity, but categorize it as gharar yasir as long as it does not cause disputes, shortages, or losses for either party. Imam Shafi'i emphasizes the importance of clarity of the contract object so that gharar in AYCE is tolerated based on 'urf considerations. Meanwhile, Imam Abu Hanifah is more lenient and assesses the validity of the contract based on the ability to deliver and public acceptance, but places strict limits when excessive fines or hidden restrictions arise. This research makes a significant contribution to contemporary fiqh studies by presenting a focused comparative analysis, as well as offering a clearer legal foundation for both Muslim consumers and AYCE businesses.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan gharar dalam transaksi all you can eat (AYCE) melalui komparasi pemikiran Imam Syafi’i dan Imam Abu Hanifah. Sistem AYCE menawarkan konsumsi makanan tanpa batas dengan harga tetap sehingga menimbulkan ketidakjelasan terkait kesepadanan antara harga yang dibayar dan kuantitas yang dikonsumsi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur klasik dan artikel jurnal kontemporer untuk mengidentifikasi jenis gharar dan implikasi hukumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua mazhab sepakat adanya gharar pada AYCE karena ketidakpastian kuantitas, tetapi mengategorikannya sebagai gharar yasir selama tidak menimbulkan perselisihan, kekurangan stok, maupun kerugian bagi salah satu pihak. Imam Syafi’i menekankan pentingnya kejelasan objek akad sehingga gharar pada AYCE ditoleransi berdasarkan pertimbangan ‘urf. Sementara itu, Imam Abu Hanifah lebih longgar dan menilai keabsahan akad berdasarkan kemampuan penyerahan dan penerimaan masyarakat, tetapi memberi batasan tegas ketika denda berlebih atau pembatasan tersembunyi muncul. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi kajian fikih kontemporer dengan menghadirkan analisis komparatif yang terfokus, serta menawarkan landasan hukum yang lebih jelas bagi konsumen Muslim maupun pelaku usaha AYCE.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
DAFTAR PUSTAKA
Andira, R. W., & Permata, C. (2023). Penentuan Harga pada Sistem All You Can Eat di Restoran Kota Medan Perspektif Imam Syafi’i. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam, 10(1), 273–284. https://doi.org/https://doi.org/10.30868/am.v10i001.3691
Aprianti, M., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2022). Kebudayaan Indonesia di Era Globalisasi Terhadap Identitas Nasional Indonesia. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 996–998. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.2294
Ariansyah, & Qomarudin. (2021). Tinajuan Hukum Islam terhadap Pelaksanaan Jual Beli Makanan dengan Konsep All You Can Eat (Studi pada Dua Rumah Makan di Bogor). Jurnal Syarikah, 7(2), 96–103.
Azqia, H. (2022). Jual Beli dalam Perspektif Islam. Al-Rasyad, 1, 63–77.
Azzahra, M., Alma, L. D., & Azzahra, I. N. (2024). Gharar Konsep Memahami dalam Fiqih: Definisi dan Implikasinya dalam Transaksi. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 1(4), 145–153.
Basyariah, N. (2022). Larangan Jual Beli Gharar: Kajian Hadist Ekonomi Tematis Bisnis di Era Digital. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam, 7(1), 40–58.
Hidayah, M. H. F., Harahap, M. al-G., Liza, M., Harahap, R. F. T., & Salamah, A. H. (2025). Praktik All You Can Eat dalam Tinjauan Hukum Islam. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(1), 260–273.
Hidayat, R., & Nuralim, A. (2024). Sistem Pembayaran Restoran dengan Konsep All You Can Eat: Sebuah Tinjauan Hukum Islam. Al Barakat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 4(1), 25–36.
Huda, M. I. N., & Abdullah, F. (2023). Jual Beli All You Can Eat Perspektif Fikih Empat Mazhab. Wasathiyyah: Jurnal Pemikiran Fikih dan Usul Fikih, 5(1), 37–56.
Muhammad, Z., Maghfuroh, N. L., & Qanita, A. (2024). Review of the All-You-Can-Eat Restaurant Concept Based on Islamic Business Ethics to Assist the Development of the National Halal Ecosystem. Journal of Halal Product and Research (JHPR), 7(1), 59–66.
Nurjanah, D. I., Fitriana, Anisa, R., Darmawan, D., Jaweda, P. M. C., & Sulastri. (2024). Konsep Gharar dan Maisir dalam Transaksi Ekonomi Fikih Mu ’ amalah. Al-Fiqh: Journal of Islamic Studies, 2(3), 159–166. https://doi.org/10.59996/al-fiqh.v2i3.368
Pirdaus, Tehedi, & Nilhakim. (2023). Jual Beli Makanan Sistem All You Can Eat Perspektif Hukum Isla. Al-Sulthaniyah, 12(1), 27–34.
Putra, R. P., & Busnetty, I. (2024). Analisis Praktik Jual Beli dengan Konsep All You Can Eat dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus: Hana Restaurant). Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam, 5(3), 293–301.
Rahayu, S. U., Sahrudin, & Ritonga, S. M. (2024). Analisis Jual Beli dalam Perspektif Islam. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 1171–1179. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v4i2.4841
Sagita, F. (2021). Analisis Hukum Islam terhadap Praktik Jual Beli Online oleh Mahasiswa STAIN Majene. Jurnal Qisthosia: Jurnal Syariah dan Hukum, 2(2), 141–155.
Sari, B. C., Nabila, C. F., & Midhia, F. G. (2022). Jual Beli dengan Konsep All You Can Eat dalam Perspektif Fiqih Muamalah. Mu’amalah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 2(1), 39–52.
Sari, I. N., & Ledista, L. (2022). Gharar dan Maysir dalam Transaksi Ekonomi Islam. Izdihar: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(2), 22–40.
Sari, M., & Asmendri. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science: Jurnal Pendidikan Bidang IPA dan Pendidikan IPA, 6(1), 41–53.
Sarwat, A. (2018). Fiqih Jual-Beli. Rumah Fiqih Publishing.
Shobirin. (2015). Jual Beli dalam Pandangan Islam. Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, 3(2), 239–261.
Widiyawati, H. M., & Zen, M. (2024). Macam-Macam Gharar (Gharar Katsir dan Khofi) dan Aplikasinya di Lembaga Keuangan Syariah: Akad dalam Transaksi Syariah dan Aplikasinya Di Bank Syariah. Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis, 7(2), 294–301.
Yusman, S. K. R., & Kurniawan, R. R. (2023). Praktik All You Can Eat dalam Perspektif Islam. Ulumul Qur’an: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. https://doi.org/https://doi.org/10.31219/osf.io/xy4jv